Tips Memilih Parfum Agar Wanginya Tahan Lama

Perawatan Diri| Memilih parfum yang tepat sebenarnya bukan sekadar soal aroma yang enak. Banyak orang bingung karena parfum yang dibeli wangi saat pertama disemprot, tapi setelah beberapa jam aromanya hilang sama sekali. Padahal tujuan pakai parfum itu supaya wangi bertahan lama dan memberi kesan yang baik pada orang lain. Nah, biar tidak salah pilih, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat membeli parfum.

Tips Memilih Parfum

Panduan memilih parfum agar wangi lebih tahan lama dan sesuai kepribadian. Simpel, praktis, dan mudah diterapkan.

Kenali Jenis Konsentrasi Parfum

Parfum dibedakan berdasarkan tingkat konsentrasi minyak essensial di dalamnya. Semakin tinggi konsentrasinya, semakin tahan lama aromanya. Rekomendasi Artikel lainnya: Tips Memilih Pakaian Sesuai Bentuk Tubuh

Jenis Konsentrasi Daya Tahan Keterangan
Parfum (Extrait) 20–40% 8–12 jam Tahan lama, harga mahal
Eau de Parfum (EDP) 15–20% 6–8 jam Seimbang, favorit banyak orang
Eau de Toilette (EDT) 5–15% 3–5 jam Lebih ringan, cocok harian
Eau de Cologne (EDC) 2–5% 1–2 jam Ringan, biasanya lebih murah

Kalau ingin aroma tahan lama, pilih EDP atau Parfum.

Kalau ingin aroma ringan yang tidak terlalu menyengat, bisa EDT.

Sesuaikan Aroma dengan Kepribadian & Kegiatan

Setiap aroma membawa kesan tertentu. Pilih yang cocok dengan karakter kamu:

  • Fresh/citrus → terasa segar, cocok untuk aktivitas outdoor & kerja.
  • Floral → lembut & feminin, cocok untuk suasana santai atau pergi.
  • Oriental/amber → hangat & elegan, cocok untuk acara malam.
  • Woody → maskulin dan tenang, cocok untuk profesional & formal.

Kalau bingung, pilih aroma fresh floral karena paling aman untuk dipakai sehari-hari.

Pertimbangkan pH dan Jenis Kulit

Wangi parfum bisa berbeda-beda hasilnya di setiap orang, karena dipengaruhi oleh pH kulit dan kadar minyak alami tubuh.

  • Kulit berminyak membuat parfum bertahan lebih lama.
  • Kulit kering membuat parfum cepat hilang.

Kalau kulitmu cenderung kering, gunakan lotion tanpa aroma sebelum menyemprot parfum.

Ini membantu aroma mengikat lebih lama di permukaan kulit.

Fokus Pada "Base Note"

Parfum terdiri dari 3 lapisan aroma:

  1. Top Note → aroma yang tercium pertama kali, cepat hilang.
  2. Middle Note → aroma yang muncul setelah beberapa menit.
  3. Base Note → aroma yang bertahan paling lama.

Kalau kamu ingin parfum yang tahan lama, perhatikan base note-nya.

Contoh base note yang terkenal awet:

  1. Vanilla
  2. Amber
  3. Musk
  4. Patchouli
  5. Sandalwood
  6. Cedarwood

Saat mencoba parfum, tunggu 10-20 menit sebelum menilai wanginya.

Cara Menyemprot Parfum Agar Tidak Cepat Hilang

Teknik juga berpengaruh. Ini caranya:

1. Semprot di area yang memiliki denyut nadi:

  • Belakang telinga
  • Pergelangan tangan
  • Leher bagian bawah
  • Belakang lutut (untuk acara formal)

2. Jangan menggosok parfum

Setelah disemprot di pergelangan tangan, jangan digosok karena ini bisa merusak struktur aroma.

3. Semprotkan di udara

Kalau mau wangi lebih lembut tapi menyebar, semprotkan di udara dan berjalan melewatinya.

Simpan Parfum dengan Cara yang Benar

Agar parfum tidak cepat berubah aroma:

  • Simpan di tempat kering
  • Jangan terkena panas & sinar matahari langsung
  • Jangan simpan di kamar mandi (lembab)

Tempat paling aman: lemari atau meja rias.

Panduan memilih parfum agar wangi lebih tahan lama dan sesuai kepribadian. Simpel, praktis, dan mudah diterapkan.

Kesimpulan Memilih Parfum Agar Wanginya Tahan Lama

Parfum yang wangi dan tahan lama itu bukan soal harga saja, tapi tentang pemilihan jenis, aroma, dan cara pakai. Dengan memahami konsentrasi parfum, karakter aroma, serta teknik penyemprotan yang benar, kamu bisa mendapatkan hasil yang maksimal dan sesuai dengan kepribadianmu.